Jumat, 18 Maret 2016

Lantai Kayu Bali

Memilih lantai kayu untuk interior rumah adalah pilihan yang banyak diminati. Mungkin kebanyakan orang merasa bosan dengan suguhan bahan lantai yang cenderung monoton seperti Keramik, Granit dan juga Marmer.
Lantai Kayu dengan Beberapa corak dan warnanya mampu membuat rumah tampak elegan dan terlihat mahal. Warna-warna kayu akan membuat rumah Anda akan tampak lebih sejuk dan alami.

Lantai kayu Indonesia kebanyakan menggunakan bahan dari kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sonokeling, kayu bengkirai, dan kayu ulin. Sementara, kayu-kayu impor umumnya terbuat dari kayu oak, lime, cherry,bamboo, walnut atau maple. Sementara itu, bentuk lantai kayu dapat berbentuk kayu strip atau dengan istilah T&G (lidah alur) untuk menyambungkan kayu saat pemasangan.

Lantai Kayu terdiri dari beberapa jenis yang membedakan harga dan kualitas dan juga tampilan.

Lantai Kayu Solid;
Lantai Kayu Solid adalah bahan penutup lantai yang terbuat dari kayu asli bukan campuran. bukan triplek, bukan HDF, juga bukan lapisan. Umumnya Lantai Kayu Solid ini terbuat dari kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sonokeling, kayu bengkirai, dan kayu ulin.

Lantai Kayu Laminate;
Lantai Kayu Laminate adalah bahan penutup lantai yang terbuat dari kayu olahan.
Laminating Flooring= Bahan untuk lantai yang terbuat dari serbuk kayu dibuat menjadi papan dengan cara di press disebut HDF sejenis MDF ( HDF= High Density Fiber). Kemudian salah satu permukaannya di tempel dengan plastik printing bermotif kayu dengan cara dilaminating. Jadi jenis Laminating ini bukan kayu asli, tapi kayu olahan.

Engineering Flooring;
Engineering Flooring menggunakan kayu yang diolah dengan teknologi multi layer (Kayu Lapis). Tipe ini biasa disebut juga dengan engineer parket. Tipe kayu ini relatif tahan pada penyusutan dan pembengkokan, dan umumnya tersedia dengan ketebalan 15 milimeter.





Kios Parquet

0 komentar:

Posting Komentar