BLANTERORBITv102

    Daftar 100 Jenis Kayu Indonesia, Cek Disini!

    Rabu, 01 April 2026

    Jenis Kayu Indonesia

    100 Jenis Kayu Indonesia - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan hutan tropis terbesar di dunia. 

    Dari Sabang sampai Merauke, berbagai jenis kayu tumbuh dengan karakteristik yang berbeda-beda, baik dari segi kekuatan, warna, hingga kegunaannya. 

    Tidak heran jika kayu Indonesia banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi, furnitur, hingga dekorasi interior.

    Memahami berbagai jenis kayu Indonesia sangat penting, terutama bagi Anda yang sedang merencanakan pembangunan atau ingin memilih material terbaik. 

    Setiap jenis kayu memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri, sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan.

    Daftar 100 Jenis Kayu Indonesia

    Jenis Kayu Indonesia

    Berikut ini adalah 100 jenis kayu asal Indonesia yang cukup dikenal dan banyak digunakan:

    1. Kayu Jati
    2. Kayu Ulin
    3. Kayu Merbau
    4. Kayu Bangkirai
    5. Kayu Kamper
    6. Kayu Keruing
    7. Kayu Sonokeling
    8. Kayu Mahoni
    9. Kayu Sengon
    10. Kayu Pinus
    11. Kayu Trembesi
    12. Kayu Akasia
    13. Kayu Meranti Merah
    14. Kayu Meranti Putih
    15. Kayu Meranti Kuning
    16. Kayu Ramin
    17. Kayu Nyatoh
    18. Kayu Rasamala
    19. Kayu Damar
    20. Kayu Waru
    21. Kayu Laban
    22. Kayu Bayur
    23. Kayu Kapur
    24. Kayu Kempas
    25. Kayu Pelawan
    26. Kayu Ketapang
    27. Kayu Tanjung
    28. Kayu Cendana
    29. Kayu Eboni (Kayu Hitam)
    30. Kayu Gaharu
    31. Kayu Balsa
    32. Kayu Aren
    33. Kayu Kelapa
    34. Kayu Randu
    35. Kayu Jabon
    36. Kayu Pulai
    37. Kayu Albasia
    38. Kayu Karet
    39. Kayu Sungkai
    40. Kayu Mangga
    41. Kayu Nangka
    42. Kayu Durian
    43. Kayu Petai
    44. Kayu Jengkol
    45. Kayu Kedondong
    46. Kayu Mindi
    47. Kayu Sawo
    48. Kayu Kihujan
    49. Kayu Pasang
    50. Kayu Medang
    51. Kayu Simpur
    52. Kayu Bintangur
    53. Kayu Benuang
    54. Kayu Gerunggang
    55. Kayu Jelutung
    56. Kayu Terentang
    57. Kayu Perupuk
    58. Kayu Kunyit
    59. Kayu Kuras
    60. Kayu Resak
    61. Kayu Punak
    62. Kayu Sepetir
    63. Kayu Balau
    64. Kayu Tembesu
    65. Kayu Tempinis
    66. Kayu Angsana
    67. Kayu Surian
    68. Kayu Marbau Darat
    69. Kayu Bitti
    70. Kayu Lontar
    71. Kayu Timoho
    72. Kayu Kecapi
    73. Kayu Kiara
    74. Kayu Salam
    75. Kayu Kemuning
    76. Kayu Bungur
    77. Kayu Dadap
    78. Kayu Gamal
    79. Kayu Kelor
    80. Kayu Flamboyan
    81. Kayu Kenanga
    82. Kayu Kamboja
    83. Kayu Beringin
    84. Kayu Ficus
    85. Kayu Nyamplung
    86. Kayu Waru Laut
    87. Kayu Bakau
    88. Kayu Api-api
    89. Kayu Nipah
    90. Kayu Pandan
    91. Kayu Rotan (berbentuk serat, bukan kayu keras)
    92. Kayu Tengkawang
    93. Kayu Kapuk
    94. Kayu Anggrung
    95. Kayu Sempur
    96. Kayu Belangeran
    97. Kayu Ubah
    98. Kayu Tualang
    99. Kayu Kelat
    100. Kayu Bintaro

    Dengan banyaknya jenis kayu asal Indonesia yang tersedia, kita memiliki banyak pilihan material yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk konstruksi, furnitur, maupun dekorasi. 

    Mulai dari kayu keras seperti jati dan ulin hingga kayu ringan seperti sengon dan jabon, semuanya memiliki fungsi masing-masing.

    Memilih jenis kayu yang tepat tidak hanya soal estetika, tetapi juga soal ketahanan dan efisiensi jangka panjang. 

    Oleh karena itu, penting untuk mengenali karakteristik setiap jenis kayu sebelum digunakan, agar hasil akhir lebih maksimal dan sesuai harapan.



    Author

    Amanda