Tampilkan postingan dengan label parket jati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parket jati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juli 2017

Perbedaan Kayu Jati dan Merbau

Apa sih perbedaan kayu Jati dan Merbau? Lebih bagus yang mana untuk dijadikan lantai kayu?

Kami sering sekali mendapatkan pertanyaan ini, terutama dari customer yang masih baru atau awam dengan dunia lantai kayu. Sebenarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua kayu tersebut, selain perbedaan warna yang cukup mencolok.

Kayu Merbau cenderung berwarna lebih merah dan gelap dibanding kayu Jati. Sementara kayu Jati memiliki warna cokelat muda yang khas.

Namun, kayu Merbau berkualitas sedikit lebih bagus dibandingkan dengan kayu Jati karena kayu Merbau memiliki antirayap yang alami. Tekstur kayunya juga lebih keras.

Sementara kayu Jati, meskipun tidak sekeras kayu Merbau, juga tidak kalah dalam segi kualitas. Terutama karena sudah teruji sejak jaman dahulu. Kayu Jati juga mampu memberikan kesan glamour pada ruangan yang tidak semua kayu mampu memberikannya.

Kedua kayu ini memiliki keunikan tersendiri apabila digunakan sebagai lantai kayu. Semua kembali lagi ke selera customer, lebih suka lantai kayu Merbau atau lantai kayu Jati.

Lantai Kayu Jati

Lantai Kayu Merbau
Dari kedua foto di atas, terlihat keindahan tersendiri dari kayu Merbau dan Jati, bukan? Tunggu apa lagi? Segera pasang lantai kayu di hunian anda! Hubungi marketing kami atau mampir di showroom kami di: 

PT. Rajawali Parquet
Jl. Imam Bonjol 382C
(Ruko Sebelah Shop & Drive)
Denpasar Barat, 80119
Bali

(0361) 471 7994

AS

Rabu, 12 Juli 2017

Project Pemasangan Rumah Pribadi di Gatsu, Bali

Bulan Juli telah tiba! Sudah siap menyambut bulan baru dengan semangat baru?

Kali ini, kami akan membagikan pengalaman project pemasangan di rumah pribadi customer langganan kami, Bapak Agus, yang berada di Gatsu atau di Jalan Gatot Subroto, Bali. Check this out! 

Pak Agus memilih untuk memasang lantai kayu, dinding kayu dan teras decking. Untuk lantai kayu, material yang dipilih adalah Parket Kayu Jati ukuran 1,2 x 5 x 30, salah satu parket ukuran standar, untuk melapisi lantai seluruh rumah. Total ada 3 kamar tidur dan ruang tamu. Ada area dinding di ruang tamu yang juga dilapisi oleh parket. 




Memilih glossy finish untuk lantai kayunya, memberikan sensasi berkilau di dalam rumah. Dan untuk di dinding parketnya , PakAgus lebih memilih finishing doff UPL. Tidak ada kendala yang berarti pada saat pemasangan dan finishing parket di dalam rumah, hanya saja debu yang muncul akibat proses finishing sedikit mengganggu pernapasan. 

Untuk outdoor, Pak Agus menginginkan teras dengan tangga pijakan yang terbuat dari kayu deck. Material yang dipilih adalah Kayu Bengkirai dengan ukuran 1,9 x 9 x 300 cm, standar size untuk decking. Juga tidak ada kendala yang berarti dalam pemasangan decking ini, namun ada perbedaan waktu pengerjaannya yang lumayan memakan waktu dari pengerjaan pemasangan deck di area yang rata. Untuk tangga, pemasangan deck memerlukan detail yang cukup rumit agar dapat terpasang dengan sempurna dan tidak mudah lepas. 




Bagaimana? Tertarik untuk memasang lantai kayu atau deck di rumah? Jangan sungkan untuk menghubungi kami atau mampir di showroom, ya! See you next time! 

Showroom:

PT. Rajawali Parquet
Jl. Imam Bonjol No.382
Denpasar, Bali 80119
Phone: (0361) 471-7994

(AS)

Sabtu, 20 Mei 2017

Project Villa Aksari, Bali


Berikut adalah project pemasangan di Villa Aksari, di daerah Sunset Road, Bali.

Untuk project villa kali ini material yang digunakan adalah Parquet Jati Promo dengan ukuran yang sedikit lebih kecil, yakni 1,2 x 4,6 x random.

Tidak ada kendala yang berarti saat melakukan pemasangan lantai kayu di project ini. Apalagi dengan media standarm yaitu acian alias semen yang sudah halus, pemasangan berjalan cukup lancar. Parquet Jati Promo memiliki kelebihan harga yang lebih efisien, tapi kembali lagi dari segi ukuran dan kualitas berbeda dari parquet yang standar. Namun meski memiliki resiko kualitas, peminat Parquet Jati Promo cukup banyak.

Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal perawatan untuk Parquet Jati Promo ini. Cukup dengan metode perawatan lantai kayu standar pada umumnya.
Jadi, tunggu apalagi? Hubungi kami untuk instalasi lantai kayu di rumah anda!



(AS)

Kamis, 27 April 2017

Plus Minus Penggunaan Lantai Kayu

Untuk masyarakat Indonesia, penggunaan lantai kayu di rumah pribadi masih terbilang jarang. Entah karena mempertimbangkan iklim Indonesia yang cenderung panas sehingga menggunakan lantai marmer atau ubin terasa lebih sejuk, atau karena harga lantai kayu yang bisa dibilang tidak murah dan harganya masih di atas lantai marmer atau ubin.

Namun masih banyak pula yang tidak menyadari bahwa ada unsur kesehatan dalam penggunaan lantai kayu di rumah. Untuk kelebihan penggunaan lantai kayu, bisa dicek di sini. Lantai kayu tidak hanya memperindah rumah dan menambah unsur estetika, menggunakan lantai kayu di rumah juga bisa menjaga kesehatan kita.

Lantai kayu atau parket dibagi menjadi 2 jenis, lantai kayu solid dan sintetis atau yang biasa disebut laminate. Ada pun yang terbuat dari vinyl atau karet. Dan masing-masing memiliki nilai plus dan minusnya.

Contoh lantai kayu solid (Parket Jati)
Meskipun baik untuk kesehatan, nyaman saat diinjak, serta mempercantik penampilan rumah, ada pula kekurangan dalam penggunaan lantai kayu. Selain rawan terhadap kelembapan, lantai kayu juga memiliki resiko lebih besar dalam pemuaian dan rayap. Perubahan suhu yang bisa saja mendadak drastis dari siang hari yang panas ke malam yang dingin, membuat lantai kayu bisa saja memuai dan bahkan menggelembung, sehingga membuat permukaan lantai menjadi tidak rata. Berjalan di lantai tidak rata itu tidak nyaman, bukan?

Selain itu, merawat lantai kayu juga lebih membutuhkan perhatian yang khusus. Menyapu di atas lantai kayu disarankan untuk menggunakan sapu yang terbuat dari kain atau bulu, sehingga tidak menggores coating dari lantai kayu tersebut. Begitu juga saat mengepel, sudah banyak produk obat pel yang dikhususkan untuk lantai kayu. Dan perlu diingat, saat mengepel lantai kayu, hindari penggunaan air yang berlebihan. Cukup dengan pel yang lembab dan sudah diperas secara maksimal. Hal ini diutamakan agar tidak ada air yang merembes masuk ke dalam pori-pori kayu dan menyebabkan lantai kayu menjadi lembab. Lantai kayu yang lembab memang tidak akan memberikan efek secara langsung pada penampilan, namun lama kelamaan akan mengundang rayap untuk datang dan menggerogoti lantai kayu kita, sehingga lantai kayu menjadi keropos dan tidak sekuat yang kita inginkan.

Menggunakan lantai kayu di rumah memang masih belum seterkenal menggunakan lantai marmer atau ubin, belum lagi banyaknya perawatan serta biaya yang mungkin bisa dikeluarkan untuk lantai kayu tersebut. Tapi dari segi kesehatan dan keindahan, lantai kayu masih belum bisa ditandingi oleh lantai marmer atau ubin. Buktinya di negara lain seperti Amerika dan Jepang, lantai kayu sudah jadi prioritas utama dalam membangun rumah tinggal.

Lalu sekarang mau tunggu apa lagi? Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai jenis-jenis lantai kayu, harga, serta pemasangannya!

Rajawali Parquet Cab. Bali
Jl. Imam Bonjol no. 382C
Denpasar Barat
(0361) 471 7994

- AS